Perempuan itu mengamati lukisan lukisan yang ada di dinding kelas. kadang membuka alat-alat peraga, tentang koleksi batu-batu alam dan peraga matematika… Dia benar-benar menikmati suasana seperti itu. PErempuan itu lupa bahwa saat ini ia sedang berada di kelas bersama anak-anak didikannya yang tengah kebingungan dengan sikap gurunya. Barangkali anak-anak itu mengerti tentang apa yang berkecamuk dalam pikiran guru Bahasa Inggris baru tersebut dan membiarkan nya dengan dunianya.
Saat melihat lukisan yang didalamnya ada sebuah rumah dan sungai di sebuah sawah, dia terhenti beberapa lama…..meresapi, dan membayang-bayangkan kisah yang muncul dari lukisan didepannya, mereka-reka dan berimajinasi…. hemmm,, gimana seandainya dia yang tinggal didalam rumah tersebut? setiap hari sejauh mata memandang hanya ada sawah dan sungai..
Teman disebelahnya berkata :”Aduh, ye itu seperti pepatah masa kecil kurang bahagia. Seperti eike dong…selalu hapy dengan apa yang dijalani..so, lebih semangaaaaat…ye ngerti kan?”.
Perempuan itu geleng-geleng kepala…
Tapi dalam hati, mungkin apa yang dikatakan teman setianya itu benar, masa kecil nya ia rasa memang kurang bahagia. Perempuan itu teringat akan masa Sekolah Dasarnya dulu. Tak ada benda-benda peraga seperti sekarang. Tak kenal alat-alat seperti sekarang. Dia berubah, manusia berubah, dan perubahan itu benarlah jika terletak pada teknologi untuk memenuhi kebutuhan. Dan itulah yang membuatnya mereka-reka ulang dan mengingat kembali semua ingatannya dimasa lalu. Amnesia bukanlah hal mengenakkan, meskipun ada kalanya menyenangkan. Dia bingung, dan tak tau harus bagaimana. Ingin bertanya pada teman yang tadi, tapi ternyata teman disebelahnya telah menghilang, karena memang dia hanya tokoh fiktif yang saya ciptakan sendiri hohoho. Ini adalah hari pertama mengajar di SD…ternyata mengajar di SD dengan bidang studi yang tak menjadi jurusan adalah hal yang terkadang membuat kita sedikit berpikir ekstra. Satu sisi jadi tambah ilmu, karena membaca dan mempelajarinya lagi, tapi disisi lainnya, oh sungguh serasa tak ada hari libur selama 7 hari… tapi inilah jalan yang kujalani sekarang…. Selama masih ada banyak waktu untuk bersua, diskusi dan bincang-bincang dengan teman-teman, dengan masyarakat sekitar, dengan orang-orang* di kendaraan umum jika naik kendaraan umum, dengan pedagang jika sedang berbelanja, dan dengan teman-teman khususnya yang telah menjadi bagian dalam hidupku, mempelajari mereka, mengambil illmu, mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk. Selama masih ada waktu untuk ber sms sms ria, cukuplah bagi saya. Oh tapi tentu saja tanpa melupakan ibadah ritual demi spiritual saya. Karena hal itu sudah mendapat tempat tersendiri bagi saya, jadi tidak mencantumkannya kedalam catatan daily activities saya. Ya ibadah ritual adalah makanan sehari-hari katakanlah begitu.
ah sampai disini ajah ceritanya.. mau pamitan pindah ke blogspot. WordPress akhir-akhir ini susah sekali masuknya. Mohon maaf jika ada salah cetak atau salah tulis, tapi semoga saja tidak.
Sebelumnya sudah pernah punya blogspot, tapi sekali lagi karena saya pendam sendiri paswordnya, saya jadi lupa… duh….
saya sedang membuat blog saya yang baru…doakan agar selalu update tulisan amien.